SOKARAJA – Momentum buka puasa bersama keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja, Kabupaten Banyumas berlangsung hangat dan penuh kebersamaan pada Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan itu dihadiri para pengurus besar pesantren, kepala sekolah, para guru, dan Babinsa setempat, para tokoh agama dan masyarakat sahabat Ketua Yayasan, serta staf SMP Persada Insan Nusantara Tebuireng 17.

Hal itu disampaikan oleh Humas Pesantren Abdul Djamil, Ustaz Choi, saat ditemui awak media di akhir kegiatan pada Selasa malam (10/03/2026) di lokasi acara.
Menurut Ustaz Choi, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan keluarga besar yayasan yang selama ini berkhidmah di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan.

“Kami berharap momen buka puasa bersama ini membawa keberkahan dan semakin mempererat tali silaturahmi keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17, ” ujarnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, Pengasuh Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja, Gus Ircham, menyampaikan mauidhah hasanah yang sarat pesan spiritual.
Dalam nasihatnya, ia menegaskan bahwa puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum memperbaiki diri serta menata kembali kualitas keimanan dan ketakwaan.
“Puasa Ramadhan adalah madrasah kehidupan. Dari sini kita belajar menahan diri, memperbaiki hati, serta meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT, ” tutur Gus Ircham dalam tausiyahnya di hadapan keluarga besar pesantren.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya membangun semangat kebersamaan dan kerja sama dalam menjalankan amanah pendidikan.
Menurutnya, setiap unsur di lingkungan pesantren memiliki peran dan kapasitas masing-masing yang saling melengkapi demi kemajuan lembaga dan pembinaan para santri.
“Di pesantren ini kita belajar untuk saling melengkapi. Ada yang berkhidmah dengan ilmu, tenaga, waktu, bahkan dengan rezeki yang dimiliki. Semua itu menjadi bagian dari perjuangan bersama dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia, ” ungkapnya.
Gus Ircham juga menyampaikan apresiasi kepada ketua yayasan beserta keluarga, dan seluruh pengurus yang selama ini terus berjuang dengan penuh keikhlasan, memberikan perhatian kepada para santri, para pendidik, serta lingkungan pesantren.
Ia berharap setiap pengabdian yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang berbuka puasa, dilanjutkan dengan buka puasa bersama penuh keakraban dan pelaksanaan Salat Maghrib berjamaah.
Sementara itu, saat awak media menemui Ketua Yayasan Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja, H. Imam Purwanto, untuk mengonfirmasi kegiatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang terjalin.
“Alhamdulillah, hari ini kita buka bersama. Hidangannya mungkin biasa-biasa saja, tetapi nikmatnya luar biasa, " ungkapnya.
Suasana kebersamaan yang terjalin dalam momen tersebut diharapkan semakin memperkuat ukhuwah serta menumbuhkan semangat pengabdian bagi seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja.
(Djarmanto-YF2DOI)

Fadlizon