SOKARAJA - Tim Humas Yayasan Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja, Yesi dan Ust Choi, menyampaikan kepada awak media melalui sambungan telepon pada Senin sore (09/02/2026) bahwa SMP Persada Insan Nusantara (SMP Perantara) Sokaraja, bersama seluruh lembaga di bawah naungan Yayasan PP Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja serta wali santri, telah melaksanakan kegiatan study tiru, ziarah, dan outing class selama 6–8 Februari 2026 dengan tujuan utama Pondok Pesantren Tebuireng Pusat, Jombang.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yayasan untuk menguatkan sinergi pendidikan, spiritualitas, dan karakter santri, ” ujarnya.
Menurut Yesi, salah satu fokus kegiatan adalah study tiru SMP Persada Insan Nusantara (SMP Perantara) Sokaraja ke SMP Sains Tebuireng Jombang.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang belajar langsung.
“Kami ingin civitas sekolah mendapatkan referensi pengelolaan pendidikan, mutu pembelajaran, serta penguatan karakter berbasis nilai keislaman dan kebangsaan, ” jelasnya.
Senada dengan itu, Kepala SMP Persada Insan Nusantara Sokaraja Tebuireng 17, H. M. Husain, S.Pd., M.Si., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
“Anak-anak belajar dari keteladanan ulama, sejarah pesantren, dan nilai perjuangan. Ini adalah proses pendidikan karakter yang tidak bisa diperoleh hanya di ruang kelas, ” tegasnya.
Ust Choi melanjutkan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan silaturahmi kepada pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng serta ziarah ke makam para masyayikh, di antaranya K.H. Hasyim Asy’ari dan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang kemudian dilanjutkan outing class di Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari dan kunjungan ke UMKM Pasar Oleh-oleh Tebuireng.
“Selain penguatan spiritual, kami ingin menanamkan wawasan sejarah dan kewirausahaan pesantren kepada siswa, ” katanya.
Dalam perjalanan kembali ke Sokaraja, rombongan juga melaksanakan ziarah ke sejumlah makam ulama besar Nusantara, seperti K.H. Wahab Chasbullah, K.H. Bisri Syansuri, Sunan Drajat, Syaikh Ibrahim Asmoroqondi, Sunan Bonang, hingga Sunan Kalijaga, sebelum singgah di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang.
“Rangkaian ziarah ini menjadi penguatan ruh keislaman yang moderat dan cinta Tanah Air, ” ujarnya.
Sebagai penegasan, Ketua Yayasan PP Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja, H. Imam Purwanto, yang akrab disapa Anto Djamil atau Ayahe, menegaskan bahwa SMP Persada Insan Nusantara (SMP Perantara) berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17, Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah.
“Kami berharap kegiatan ini melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan mampu meneladani nilai perjuangan para ulama dalam kehidupan sehari-hari, ” pungkasnya.
(Humas Sekolah SMP Persada)
(Djarmanto–YF2DOI)

K7G